Sunday, 18 May 2014

Politikus Wanita di Kalsel Meningkat

Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan hasil Pemilihan Umum legislatif tahun 2014 dari kaum perempuan meningkat 80 persen dibandingkan dengan 2009.


Pantauan Antara Kalsel di Banjarmasin, Jumat dari penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat tercatat sembilan orang perempuan terpilih menjadi anggota DPRD tingkat provinsi tersebut.


Keterwakilan perempuan belum mencapai 35 persen, dan bahkan tidak sampai 20 persen dari keanggotaan DPRD tingkat provinsi yang terdiri 13 kabupaten/kota tersebut.


Kaum perempuan yang terpilih menjadi anggota DPRD Kalsel itu terbanyak dari Partai Golkar masing-masing Hj Syarifah Rugayah daerah pemilihan (dapil) II, Hj Noormiliani dapil III, Hariyatie (dapil) IV dan Hj Syarifah Santiansyah dapil VI.


Kemudian Soraya dari Partai Amanat Nasional dapil II, Kamariatul Herlina dari Partai Hati Nurani Rakyat dapil III, serta Gusti Miftahul Chotimah dari Partai Nasional Demokrat, Hj Mariana dari Partai Gerakan Indonesia Raya dan Zulva Asma Fikra dari Partai Demokrat, ketiganya dapil VII.


Sementara kaum perempuan pada keanggotaan DPRD Kalsel periode 2009 - 2014 (yang ada sekarang) dari Partai Golkar cuma satu, Partai Demokrat dua, serta Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dan Partai Kebangkitan Bangsa masing-masing satu orang.


Sebelumnya (masih dalam periode 2009 - 2014) atau sebelum pergantian antarwaktu (PAW), kaum perempuan dalam DPRD Kalsel dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ada dua dan Partai Bintang Reformasi (PBR) satu orang.


PAW keanggotaan DPRD Kalsel periode 2009 - 2014 terjadi pada PKB atas nama Hj Hariyatie yang pindah ke Partai Golkar dari dapil IV digantikan Ilmi, serta PBR atas nama Hj Fatmawaty dapil I Banjarmasin digantikan ustadz Ahmad Saal.


Hj Fatmawaty yang juga seorang ustadzah sebelumnya menggantikan H Muhidin yang terpilih menjadi Wali Kota Banjarmasin hasil pada Pemilihan Umum Kepala Daerah Banjarmasin atau ibu kota Prov Kalsel tersebut tahun 2010.(ant/ris)

No comments:

Post a Comment