Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI melakukan berbagai terobosan dalam memberikan pemahaman wawasan kebangsaan kepada masyarakat.
Gubernur Lemhannas Budi Susilo Supandji pada Peringatan HUT ke-49 Lemhannas di Jakarta, Selasa, menyatakan sebagai lembaga kajian strategis, Lemhannas memiliki peran yang diharapkan publik dapat turut mengawal perjalanan bangsa pada keutuhan Negara Kesatuan RI.
Disebutkan bahwa Lemhannas melaksanakan tugas pemerintahan di bidang pendidikan pimpinan tingkat nasional, pengkajian strategis ketahanan nasional dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan.
Lemhannas telah mendidik sekitar 3.000 lulusan peserta kursus reguler dan sekitar 1.000 kursus singkat dalam berbagai angkatan.
Terkait dengan penyelenggaraan Pemilu 2014, katanya, Lemhannas telah bekerja sama dengan berbagai partai politik untuk memberikan pembekalan dan pemahaman mengenai wawasan kebangsaan kepada kader-kadernya termasuk calon anggota legislatif.
Ia menyebutkan banyak wajah baru yang terpilih dalam Pemilu lalu sebagai wakil rakyat, termasuk untuk menjalankan tugas sebagai pengelola dan penyelenggara negara.
Namun, katanya, banyaknya wajah baru itu menunjukkan pesimisme pula karena mereka belum memiliki pemahaman yang kuat dalam wawasan kebangsaan.
Lemhannas, katanya, juga bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada dan Universitas Pertahanan untuk menyelenggarakan berbagai kajian strategis.
Selain itu juga menyelenggarakan berbagai dialog kebangsaan dengan berbagai kalangan media massa, tokoh masyarakat, dan akademisi untuk melakukan berbagai kajian strategis bangsa.
Lemhannas juga membuat laboratorium kepemimpinan nasional hingga membuat konsep Indonesia 2045 atau 100 Tahun Republik Indonesia.
Pada acara itu juga diisi dengan orasi ilmiah dari Kepala Pusat Ekonomi dan Studi Kebijakan UGM A Tony Prasetiantono yang menyiapkan materi "Menyiapkan Episode Baru Perekonomian Indonesia".
Tony menekankan bahwa pembangunan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia, menentukan sebuah negara memiliki daya saing tinggi atau tidak.
Sayangnya, kata dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UGM itu, Indonesia di kalangan negara-negara "emerging markets", Indonesia termasuk tertinggal sehingga pemerintahan baru yang akan terbentuk pada tahun ini harus melakukan berbagai percepatan pembangunan.
Lemhannas dibentuk oleh Presiden Soekarno pada 20 Mei 1965 dengan nama Lembaga Pertahanan Nasional berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 1964, dan berada langsung di bawah Presiden.
Nama Lemhannas dipakai sejak 1983 dan berada di bawah Panglima ABRI. Kemudian sejak 1994 lembaga ini di bawah Menteri Pertahanan dan Keamanan dan sejak 2001, kembali berstatus lembaga pemerintah nonkementerian yang bertanggung jawab kepada Presiden.
Berdasarkan Perpres Nomor 67 Tahun 2006 jabatan Gubernur Lemhannas disejajarkan setingkat menteri.
Ridwan Ch SIAPKAN SKENARIO INDONESIA 2045 Oleh Budi Setiawanto Jakarta, 20/5 (Antara) - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI telah menyiapkan konsep skenario Indonesia hingga 2045.
Gubernur Terakhir disunting 5 bulan yang lalu oleh Denny eR Ge Lembaga Ketahanan Nasional Halaman ini memiliki beberapa masalah Lembaga Ketahanan Nasional, disingkat Lemhannas, adalah Lembaga Pemerintah Non Kementerian Indonesia yang SejarahSunting Pembentukan lemhannas pada dasarnya merupakan jawaban atas tuntutan perkembangan lingkungan strategic baik nasional dan internasional yang mengharuskan adanya integrasi dan kerjasama yang mantap serta dinamis antar para aparatur Sipil, TNI, Polri dan pimpinan Swasta Nasional serta pimpinan politik dan organisasi kemasyarakatan, dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan negara.
Presiden pertama Indonesia, Ir. Soekarno menetapkan tanggal 20 Mei 1965 sebagai hari berdirinya Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 tahun 1964 yang bertepatan dengan peringatan bersejarah hari kebangkitan nasional Indonesia. Pada saat upacara berdirinya Lemhannas sekaligus dimulainya fungsi utama Lemhannas yaitu penyelenggaraan pendidikan dengan upacara pembukaan program pendidikan Kursus Reguler Angkatan I.
Pembentukan Lemhannas juga dimaksudkan sebagai salah satu urgensi nasional dalam upaya menyelamatkan dan melestarikan cita-cita proklamasi kemerdekaan dan tujuan bangsa Indonesia serta kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia ditengah-tengah percaturan politik dunia.
Perkembangan LEMHANNAS RI Gubernur Lemhannas Pranala luar Wikipedia Tampilan kecil (''mobile'') Tampilan besar (''desktop'') Konten tersedia di bawah CC BY-SA 3.0 kecuali apabila disebutkan lisensi yang lain.(ant/ris)