Thursday, 31 January 2013

Demokrat Tentukan Cagub NTB Jelang Pemilihan

partai demokrat baru akan menetapkan kandidat pasangan calon yang diusung untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Nusa Tenggara Barat (NTB) periode 2013-2018, menjelang tahapan pendaftaran 5-11 Februari mendatang.

"Penetapan pasangan calon untuk pilgub ntb itu akan dilaksanakan pada Silatda (Silaturahmi Daerah) partai demokrat NTB yang dijadwalkan 3 Februari nanti," kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai demokrat NTB, TGH Mahalli Fikri, ketika dikonfirmasi di Mataram, Selasa.

Petinggi partai demokrat NTB dikonfirmasi karena sejak beberapa bulan lalu, partai itu sudah memastikan akan mengusung kandidat yang tengah berkuasa (imcumbent) yakni TGH M Zainul Majdi, yang masih menjabat Gubernur NTB sejak 17 September 2008, sebagai calon Gubernur NTB periode lima tahun berikutnya.

Zainul diusung partai demokrat dan prosesnya relatif mudah karena Zainul menjabat Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai demokrat NTB, partai yang memiliki sembilan kursi dari total 55 di DPRD NTB sehingga berhak mengusung pasangan calon tanpa berkoalisi dengan partai politik lainnya.

Namun, partai demokrat belum memutuskan kandidat yang akan mendampingi calon gubernur "incumbent" itu, meskipun sejumlah partai politik sudah menyatakan mendukung kandidat "incumbent" itu disertai tawaran kandidat yang dapat digandeng menjadi calon wakil gubernur.

Parpol tersebut antara lain Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Bahkan, dua parpol yang banyak memiliki kursi di DPRD Provinsi NTB yakni Partai Golkar dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengusung Muh Amin untuk mendampingi kandidat "incumbent" itu.

Muh Amin merupakan kader Partai Golkar yang kini menjabat Sekretaris DPD Partai Golkar NTB, dan PPP mengusungnya dengan alasan tidak memiliki kader partai yang berpeluang mengungguli kader dari partai lain.

Keputusan pertama untuk memilih calon wakil gubernur itu mutlak berada di tangan Zainul karena ia menjabat Ketua DPD partai demokrat NTB.

Hanya saja, dalam mekanisme partai politik, keputusan akhir penentuan calon wakil gubernur itu berada di pihak Dewan Pengurus Pusat (DPP) partai demokrat, sehingga penentuan pasangan calon untuk Pilgub NTB yang akan diusung partai demokrat itu pun terus terulur.

Menurut Mahalli, kini pihaknya tengah mempersiapkan berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Silatda partai demokrat NTB yang diagendakan 3 Februari 2013.

"Sedang persiapkan Silatda itu, nanti kandidat yang akan mendampingi Pak Guburnur (incumbent) ditetapkan di sana (Silatda), jadi semua pihak pelru bersabar," ujarnya.

Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, kandidat "incumbent" masih dilanda kebimbangan dalam memutuskan kandidat pendampingnya, mengingat calon Wakil Gubernur NTB itu sudah mengerucut pada dua pilihan.

Pilihan pertama yakni kandidat yang ditawarkan Partai Golkar dan PPP yakni Muhammad Amin, dan pilihan kedua kandidat yang ditawarkan PAN.

Beredar kabar, Ketua Umum PAN Hatta Rajasa yang merupakan kerabat dekat sekaligus besan dari Ketua Dewan Pembina partai demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, menghendaki kandidat "incumbent" pilgub ntb menggandeng kader yang ditawarkan PAN yakni Ali Ahmad atau Muhammad Syafruddin alias Rudi Mbojo.

Tahapan pemungutan suara pilgub ntb dijadwalkan 13 Mei 2013 untuk putaran pertama dan 22 Juli untuk putaran kedua, yang akan berlangsung di 9.403 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang menyebar di 1.135 desa, 116 kecamatan, 10 kabupaten/kota. (ant/as)

No comments:

Post a Comment