Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) jawa tengah saat ini tengah menginventarisasi seluruh permasalahan yang terjadi selama pencocokan dan penelitian daftar pemilih sementara (DPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng 2013.
Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Antarlembaga, dan Humas Bawaslu Jateng Teguh Purnomo di Semarang, Selasa, mengatakan bahwa inventarisasi seluruh permasalahan dilakukan meskipun pencocokan dan penelitian DPS Pilgub Jateng 2013 masih akan berlangsung hingga 4 Februari.
"Inventarisasi permasalahan dari seluruh kabupaten dan kota dilakukan oleh Pengawas Pemilu Lapangan (PPL), Panwaslu di tingkat kecamatan, dan Panwaslu kabupaten, maupun Panwaslu kota setempat," katanya.
Hasil dari inventarisasi tersebut, petugas langsung mengkoordinasikannya dengan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dan petugas Panitia Pemilihan Suara (PPS).
"Setelah selesai masa pencocokan dan penelitian DPS, tahap berikutnya adalah pengumuman DPS. Pada saat pengumuman DPS, kami akan mencocokkannya apakah petugas mengikuti rekomendasi dari Panwaslu atau tidak," katanya.
Terkait dengan kewajiban partai politik memenuhi kuota 30 persen calon anggota legislatif perempuan, Teguh menegaskan bahwa Bawaslu Jateng akan memperhatikan hal tersebut.
"Kami akan mencermati regulasi yang ada lebih lanjut karena kami belum melihatnya," katanya.
Menurut Teguh, saat ini partai politik dapat mempersiapkan calon anggota legislatiif perempuan sejak dini sehingga tidak hanya terpenuhi dari sisi kuantitas tetapi juga kualitas. (ant/as)
Thursday, 31 January 2013
Banwaslu Jateng Inventarisasi Permasalahan Pencocokan DPS
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment